Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Pemprov Babel Matangkan Kesiapan Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung terus mematangkan kesiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), melalui pelaksanaan Gladi Kotor, yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur, Kamis (13/8/2026) pagi.
Gladi dimulai pukul 08.00 WIB, dengan diawali kirab pasukan hingga pelaksanaan berbagai prosesi upacara.
Adapun proses gladi diikuti seluruh unsur yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Bangka Belitung, pada 17 Agustus 2026 mendatang, meliputi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), hingga perangkat pendukung mengikuti rangkaian latihan secara menyeluruh.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Burhanuddin, mengatakan, Gladi Kotor menjadi bagian penting dalam mematangkan persiapan sekaligus mengevaluasi berbagai kekurangan teknis sebelum pelaksanaan Gladi Bersih.
"Ini adalah persiapan awal untuk memastikan suksesnya pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Bangka Belitung. Jika masih ada kekurangan, kita bisa melihat itu melalui Gladi Kotor ini. Nanti proses ini, akan dimantapkan di Gladi Bersih," jelas Burhanuddin.
Menutup pernyataannya, Burhanuddin berharap, Pelaksanaan Gladi Kotor dapat meningkatkan kekompakan, ketertiban, serta kesiapan seluruh petugas, sehingga rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat berjalan lancar dan khidmat.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/Ferdinand/ArenaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita87 Hari Menuju Porprov VII Babel, Gubernur Harapkan Jajaran PB Perkuat Koordinasi
PANGKALPINANG — 87 hari menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2026, pada 7-14 November 2026 mendatang, di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah, Panitia Besar (PB) Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, terus memantapkan sejumlah persiapan, mulai dari koordinasi antar bidang, hingga kesiapan sarana pendukung.
Hal itu dibuktikan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) PB Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, yang berlangsung di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur, Rabu (12/8/2026).
Terkait hal ini, Ketua PB Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, M. Haris, mengemukakan bahwa rakor tersebut digelar untuk memantapkan kesiapan seluruh unsur kepanitiaan, dalam menyukseskan event olahraga empat tahunan tersebut.
"Rapat hari ini, kami membahas sejumlah hal, mulai dari pembiayaan hingga dukungan sarana dan prasarana. Selain itu, turut dibahas pula pemantapan koordinasi antarbidang, kesiapan venue dan sarana pendukung, keabsahan atlet, dukungan akomodasi, transportasi hingga konsumsi,” jelas Haris.
Menurut Haris, pelaksanaan Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung nantinya, akan melibatkan ribuan orang, yang terdiri dari PB, dewan hakim, atlet, petugas teknis, pendukung dan pengawas pertandingan, wasit atau juri, petugas keamanan, tenaga kesehatan, hingga petugas kebersihan.
"Tadi juga masih ada beberapa venue dan berbagai persiapan lainnya yang harus dimatangkan lagi. Apalagi, event ini melibatkan banyak orang, maka seluruh kebutuhan pendukung harus dipersiapkan secara matang, supaya pelaksanaan Porprov berjalan lancar," ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi antaratlet dari seluruh kabupaten/kota di Kepulauan Bangka Belitung, Haris berharap, pelaksanaan Porprov dapat menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial, yang dapat dipersiapkan menuju kompetisi yang lebih tinggi.
"Semoga pelaksanaan Porprov ini, dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi, memperkuat persatuan, sekaligus menunjukkan kemampuan Kepulauan Bangka Belitung dalam menyelenggarakan event olahraga daerah yang sukses, tertib, aman dan berkualitas," harapnya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani dalam sambutannya, yang disampai Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elius Gani, menerangkan Porprov merupakan event olahraga, yang juga menjadi wahana pembinaan atlet, mempererat persaudaraan antardaerah, serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kebanggaan terhadap Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ia melanjutkan, seluruh pihak yang terlibat di jajaran PB, diharapkan bekerja secara profesional, solid, dan penuh tanggung jawab.
"Melalui forum ini, kita samakan persepsi, perkuat koordinasi dan juga memastikan setiap bidang kepanitiaan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal," harap dia.
"Pastikan juga seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari pertandingan, sarana dan prasarana, akomodasi, transportasi dan hal lainnya dipersiapkan dengan matang, sehingga memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kontingen dan masyarakat," tutupnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi, Ketua KONI Kepulauan Bangka Belitung, Ricky Kurniawan, jajaran panitia, serta perwakilan instansi terkait.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Idris/FarisEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaAntusias Masyarakat Ikut Pawai HUT RI Ke-81 di Babel Tinggi, 169 Peserta Telah Mendaftar
PANGKALPINANG — Antusiasme masyarakat untuk mengikuti Pawai Karnaval Pembangunan, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terpantau tinggi.
Belum genap sepekan sejak pendaftaran dibuka pada 5 Agustus 2026 lalu, tercatat sebanyak 169 peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti Pawai Karnaval Pembangunan tersebut.
Koordinator Pendaftaran Pawai Karnaval Pembangunan pada Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Sukinda, menerangkan, 169 pendaftar tersebut terbagi dalam lima macam pendaftar, yakni 75 pendaftar Pawai Baris Berbaris (PBB), 66 pendaftar Karnaval, 15 pendaftar Sepeda Hias, 8 pendaftar Motor Hias, dan 5 pendaftar Mobil Hias.
"Sejak pendaftaran dibuka, antusiasme masyarakat sangat luar biasa untuk mengikuti pawai yang rutin dilaksanakan setiap tahun," ungkap Sukinda, di Kantor Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Senin (10/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Sukinda menerangkan, Lomba Pawai Baris Berbaris (PBB) dan Parade Drumband kategori Parade Street Yunior akan digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026 mendatang.
Sedangkan Karnaval, Sepeda Hias, dan Parade Drumband kategori Street Senior, kata Sukinda, akan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026. Sementara itu, lanjut Sukinda, Lomba Motor Hias dan Mobil Hias dijadwalkan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
"Event ini akan menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat nasionalisme dan persatuan di masyarakat. Tentunya, bagi setiap kategori telah disiapkan hadiah berupa uang pembinaan, trofi dan piagam," jelasnya.
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Kepala BTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Babel tersebut mengingatkan para peserta yang telah mendaftar untuk menjaga kesehatan, ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
"Saat acara, peserta dilarang menampilkan unsur SARA dan membuang sampah sembarangan," pesannya.
Sukinda juga mengingatkan peserta kendaraan hias untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kelengkapan kendaraan, serta tidak menggunakan knalpot brong.
Tak lupa, Sukinda mengimbau masyarakat dan pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang rute pawai untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan serta tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan.
"Semoga kegiatan ini menjadi wadah kreativitas sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut kemerdekaan," harapnya.
Sukinda dalam kesempatan itu juga mengingatkan, bahwa pendaftaran Pawai Karnaval Pembangunan, yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur" masih dibuka hingga 21 Agustus 2026 mendatang.
"Bagi peserta yang ingin mendaftar, bisa datang langsung ke Kantor BTIKP Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, atau bisa juga mendaftar melalui link https://linktr.ee/ProvKepBabel," jelasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya telah menetapkan jadwal pelaksanaan Pawai Karnaval Pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026.
Pada Pawai Karnaval Pembangunan tahun ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar sejumlah perlombaan, mulai dari Pawai Baris Berbaris (PBB), Karnaval, hingga Lomba Kendaraan Hias.
Masing-masing kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 26, 27, dan 29 Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Titik Nol Kilometer, Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Tim IKP Diskominfo BabelEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPemprov Babel Perkuat Peran PPID, Pelayanan Informasi Publik Harus Sesuai Perundang-Undangan
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk memastikan pelayanan informasi publik berjalan transparan, cepat, dan sesuai ketentuan.
Penguatan itu dilakukan melalui Sosialisasi dan Koordinasi Penguatan Peran PPID Utama dan PPID Pelaksana di lingkungan Pemprov Bangka Belitung yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), di Ruang Tanjung Pesona, Lantai I Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti PPID dan PPID Pelaksana dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bangka Belitung, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov setempat.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang diwakili Asisten III, Elius Gani.
Saat sosialisasi berlangsung, para peserta, menerima pemaparan materi mengenai penguatan peran PPID Utama dan PPID Pelaksana oleh Kepala Diskominfo Bangka Belitung, Eko Sentosa, yang dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi panel.
Berkenaan dengan hal itu, Eko Sentosa mengatakan, penguatan PPID diperlukan agar keterbukaan informasi publik tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban administratif.
Menurut dia, PPID harus mampu memastikan masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan melalui mekanisme pelayanan yang jelas dan profesional.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi PPID dan PPID Pelaksana, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan meningkatkan kualitas layanan informasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif," kata Eko.
Menurut Eko, koordinasi antara PPID dan PPID Pelaksana menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik.
Ia berharap seluruh perangkat daerah memiliki komitmen yang sama dalam menyediakan, mendokumentasikan, mengklasifikasikan dan memberikan informasi kepada masyarakat sesuai ketentuan.
"Harapannya, kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara PPID dan PPID Pelaksana, meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka dan informatif," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Hidayat melalui Asisten III Pemprov Bangka Belitung, Elius Gani mengatakan, PPID memiliki posisi strategis dalam memastikan hak masyarakat atas informasi publik terpenuhi.
Informasi yang menjadi hak masyarakat, kata dia, harus tersedia dan dapat diakses melalui mekanisme pelayanan yang benar.
"PPID dan PPID Pelaksana memiliki peran strategis dalam memastikan informasi publik tersedia, terdokumentasi, terklasifikasi dan dapat diakses masyarakat melalui mekanisme yang benar," kata Elius.
Ia menegaskan, keterbukaan informasi publik bukan semata-mata menjadi tugas petugas PPID. Seluruh perangkat daerah, menurut dia, memiliki tanggung jawab dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan informasi publik.
"Atas nama Pemprov Bangka Belitung, saya menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini. Keterbukaan informasi publik selain sebagai kewajiban administratif, juga bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan dipercaya masyarakat," ujarnya.
Elius juga mengingatkan, agar pelayanan informasi publik tidak dilakukan berdasarkan kebiasaan atau penafsiran masing-masing petugas. Setiap permohonan informasi harus diproses berdasarkan dan sesuai standar operasional prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Saya menekankan agar setiap pelayanan informasi dilaksanakan berdasarkan standar operasional prosedur, bukan berdasarkan kebiasaan atau penafsiran masing-masing petugas," katanya.
Menurut Elius, koordinasi antarperangkat daerah juga perlu diperkuat untuk mencegah keterlambatan pelayanan, kesalahan prosedur, hingga sengketa informasi yang sebenarnya dapat dihindari.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah memberikan dukungan terhadap PPID Pelaksana, termasuk melalui peningkatan kompetensi petugas dan penguatan sistem dokumentasi informasi.
"Pastikan pelayanan informasi publik berjalan secara profesional, objektif, proporsional, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Flo/ArenaEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Noni Hidayat Beli Produk UMKM dan Ajak Warga Ramaikan Erpeka Festival 2026
PANGKALPINANG — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, ikut berbelanja produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dalam Food and Fun Erpeka Festival 2026, di Wilhelmina Park, Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Sabtu (8/8/2026).
Noni Hidayat dalam kesempatan itu mengunjungi sejumlah tenant kuliner dan kerajinan yang memenuhi area festival. Ia terlihat membeli beberapa makanan serta produk kerajinan yang dipasarkan pelaku UMKM.
Disela-sela kunjungannya, Noni Hidayat, menilai antusiasme masyarakat terhadap event tersebut terus terlihat hingga hari keempat pelaksanaan.
"Iya, tadi membeli beberapa produk UMKM. Alhamdulillah ini hari keempat, acaranya ramai. Ada banyak stand kuliner dan produk kerajinan. Ada makanan, aksesori, baju, semua lengkap," kata Noni Hidayat.
Tak lupa, Noni Hidayat mengajak masyarakat untuk tidak sekadar datang untuk menikmati suasana festival, tetapi juga ikut mendukung pelaku UMKM dengan membeli produk yang mereka tawarkan sekaligus meramaikan Erpeka Festival 2026.
"Ayo bapak ibu, datang ke acara ini. Rugi kalau tidak datang, karena momennya setahun sekali Erpeka ini diadakan," ajaknya.
Untuk diketahui, Food and Fun Erpeka Festival 2026 sebelumnya dibuka pada 5 Agustus 2026.
Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin AB.
Festival ini melibatkan 84 UMKM dan 12 instansi yang berkaitan dengan pengembangan produk UMKM meliputi perizinan, permodalan, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pemasaran, hingga kemasan produk.
Selain itu, Erpeka Festival 2026, turut dimeriahkan sejumlah acara lainnya, seperti Fashion Show Desainer Lokal, Lomba Mewarnai Tingkat TK dan SD se-Kota Pangkalpinang, serta berbagai hiburan yang disajikan musisi lokal Bangka Belitung.
Erpeka Festival dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai dari 5-9 Agustus 2026.
Selain menjadi ruang promosi dan transaksi bagi pelaku UMKM, festival ini menjadi salah satu ajang mempertemukan produk lokal dengan masyarakat secara langsung.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Flo/Komaria/Yoska/ArenaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPesan Noni Hidayat, Lomba Mewarnai se-Pangkalpinang Jadi Ruang Anak Bangun Kepercayaan Diri
PANGKALPINANG — Lomba mewarnai bukan sekadar ajang mencari pemenang. Bagi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk membangun kepercayaan diri dan belajar berkompetisi.
Pesan itu disampaikan Noni Hidayat saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) se-Kota Pangkalpinang di Wilhelmina Park, Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan lomba mewarnai tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Food and Fun Erpeka Festival 2026, yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Erpeka Festival juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Festival tersebut dikemas dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha kuliner dan perajin lokal untuk mempromosikan produk mereka.
Sebelum menyerahkan hadiah, Noni Hidayat meninjau dan berbincang singkat dengan beberapa peserta Lomba Mewarnai.
Dalam sambutannya, Noni Hidayat mengapresiasi keberanian puluhan siswa TK dan SD yang mengikuti perlombaan tersebut.
"Bunda ucapkan selamat untuk para pemenang. Yang belum menang, enggak apa-apa, ini hanya perlombaan," kata Noni Hidayat.
Menurut dia, keberanian anak mengikuti perlombaan merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang. Anak-anak tidak hanya belajar menghasilkan karya, tetapi juga belajar tampil, bersaing dan menerima hasil kompetisi.
"Kalian semua keren, sudah mau mengikuti perlombaan. Artinya anak-anak semua punya percaya diri dan semangat berkompetisi dalam meraih prestasinya sangat tinggi," pungkasnya.
Berikut para pemenang Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD se-Kota Pangkalpinang:
1. Juara 1: Feizia — TK Pertiwi
2. Juara 2: Arsyla Almahyra Muri — TK Pembina 4
3. Juara 3: Naila Azahra — RA Perwanida 1
4. Harapan 1: Alila — TK Adhyaksa
5. Harapan 2: Daneen K — TK Dewantara
6. Harapan 3: Haura Husna — PAUD Azizah
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Flo/Komaria/Yoska/ArenaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaKetua Dekranasda Babel Dorong Batik dan Cual Lokal Masuk Gaya Busana Anak Muda
PANGKALPINANG — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong batik dan cual lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya, tetapi juga menjadi bagian dari gaya busana anak-anak muda.
Noni Hidayat mengajak para remaja di Bangka Belitung, untuk mengenakan batik dan cual lokal dalam berbagai kesempatan.
Ke depannya, Noni Hidayat berharap semakin banyak anak muda mengenakan batik dan cual lokal dalam gaya berpakaian sehari-hari.
Dengan begitu, lanjut dia, batik dan cual lokal tidak hanya bertahan sebagai simbol budaya, tetapi juga berkembang menjadi produk fesyen yang bernilai ekonomi.
“Melalui acara ini, kita juga ingin memperkenalkan kepada remaja-remaja kita bahwa ada banyak pilihan batik dan cual lokal dengan beragam motif. Banyak yang bagus-bagus, ada yang casual juga, yang bisa dipakai oleh remaja kita,” ujar Noni Hidayat, dalam kegiatan ERPEKA Festival 2026, di Wilhelmina Park Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (8/8/2026) petang.
Lebih lanjut, Noni Hidayat mengaku terkesan melihat kreativitas para desainer lokal dalam mengolah batik dan cual Bangka Belitung menjadi busana yang lebih modern. Oleh karenanya, dia mengajak masyarakat, untuk mendukung hasil karya desainer lokal Bangka Belitung.
“Masyarakat harus mendukung produk hasil karya desainer lokal kita yang tidak kalah bagus dengan daerah lain. Ada banyak pilihan model, warna dan motif yang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” ajaknya.
Untuk diketahui, Parade fashion show tersebut, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), sekaligus memeriahkan Food and Fun Erpeka Festival 2026.
Dalam acara yang mengusung tema “Merajut Tradisi, Menginspirasi Negeri Melalui Karya dan Kreasi” itu, sebanyak puluhan model tampil memperagakan beragam batik dan cual lokal, hasil karya delapan perajin dan desainer lokal Bangka Belitung.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat juga menyerahkan Bucket Bunga ke seluruh desainer peserta Fashion Show.
Adapun rincian lengkap batik dan cual karya desainer lokal yang tampil di acara tersebut, di antaranya;
1. Batik Melayu Pinang Sirih
Desainer: Yundarti
Asisten Desainer: Wiwit Nugraheni (Namira Griyo Jahit)
Tema Desain: "Symphony Of Tradition" Kemewahan Wastra Dalam Karya Retro Chic (Trend Fashion Yang Terinspirasi Dari Masa Lalu)
Motif Yang Ditampilkan: Nganggung Tudung Saji, Ketuyut Begantung dan Sahang Bemirah.
2. Batik Kampung Katak
Desainer: Endang Titie
Tema Desain: Whisper Of The Wild
Motif Yang Ditampilkan: Anggrek Pensil Kombinasi Daun Simpor
3. Batik Kemuning
Desainer: Darmawati dan Widya Utami Budiarti
Asisten Desain Jahit: Herni, Homsiah, Suparti
Tema Desain: Kekayaan Flora dan Fauna Bangka Belitung
Motif Yang Ditampilkan: Ketem Remangok, Keramunting/Keraduduk
4. Batik Asdarya
Desainer: Sri Budi Astuti
Tema Desain: Bumi Bersatu Warisan Bernyanyi dan Serumpun Hong Simpur
Motif Yang Ditampilkan: Akar Bakau, Daun Resam, Daun Lada, Dambus Kepala Rusa dan Burung Hong.
5. Sendi Cual
Desainer: Sendi Cual
Tema Desain: Busana Kerja Casual "Office Wear Etnik Modern dan Set Power Suit Ethnic Modern"
Motif Yang Ditampilkan: Kembang Setaman, Cual Bebek dan Kembang Sumping.
6. Galeri Destiani
Desainer: Ny. Nina Sarju
Tema Desain: Saras Biru
Motif Yang Ditampilkan: Lebah Pelawan
7. Ishadi Cual
Desainer: Isnawaty Hadi
Tema Desain: Pesona Cual Bangka
Motif Yang Ditampilkan: Naga Bertarung, Bebek dan Kembang Gajah
8. Tanahwari
Desainer: Tanahwari
Tema Desain: Sejarah Di Atas Kain
Motif Yang Ditampilkan: Kaolin Series Pertambangan Timah, BN 10 Series Menumbing, Wonderful Bangka Belitung
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Flo/Komaria/Yoska/ArenaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Kebun PKK Cikar Panen Lagi, Noni Hidayat: Semoga Menginspirasi Banyak Orang
PANGKALPINANG — Komitmen mendukung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, terus silakukan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Babel, Noni Hidayat Arsani.
Salah satu wujud nyata dukungan tersebut, Noni Hidayat menjadikan Kebun PKK Cintai Pekarangan (Cikar), yang berada di area Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (7/8/2026) pagi panen lagi.
Noni Hidayat bersama sejumlah pengurus TP-PKK Provinsi Babel, dalam kesempatan itu, memanen berbagai jenis tomat dan sayuran yang tumbuh subur di kebun tersebut.
Dibincangi di sela-sela kegiatan, Noni Hidayat mengungkapkan, panen kali ini bukan yang pertama dilakukan.
Menurut dia, hasil dari Kebun Cikar dipanen secara berkelanjutan dengan menyesuaikan tingkat kematangan buah dan kesiapan sayuran untuk dikonsumsi.
"Alhamdulillah, hari ini kita panen berbagai jenis tomat, banyak yang sudah merah-merah dan segar. Terung juga besar-besar, termasuk banyak juga kangkung," ujar Noni Hidayat.
Noni Hidayat menilai, tidak semua upaya memperkuat ketahanan pangan membutuhkan lahan yang luas. Pekarangan rumah, sekecil apa pun, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran, buah-buahan maupun tanaman pangan lainnya.
"Dengan menanam sayuran, buah-buahan dan tanaman lainnya di pekarangan rumah, keluarga telah berperan serta dalam mendukung ketahanan pangan, memiliki akses ke makanan yang segar dan sehat, serta dapat menjual hasil panen untuk mendapatkan penghasilan tambahan," ujarnya.
Lebih Noni Hidayat mengatakan, keberadaan Kebun Cikar PKK tidak sekadar menjadi tempat bercocok tanam. Kebun tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat menjadi contoh, bahwa pemenuhan kebutuhan pangan keluarga dapat dimulai dari lingkungan rumah sendiri.
"Melalui Kebun Cikar ini, kami ingin memotivasi masyarakat, bahwa dalam mendukung dan menguatkan ketahanan pangan itu, bisa dimulai dari pekarangan rumah. Semoga bisa diikuti oleh masyarakat, menginspirasi banyak orang," pungkasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: FerdinanEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Puncak Peringatan HKG ke-54 PKK di Belitung, Noni Hidayat Ajak Kader PKK se-Babel Fokus ke Tiga Hal Ini
BELITUNG — Acara puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2026, resmi dihelat di Hotel Santika, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Rabu (5/8/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, mengajak ke seluruh kader PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk fokus ke tiga hal utama, di antaranya, lebih inovatif dan adaptif, fokus pada isu strategis, serta merawat semangat gotong royong.
"Tantangan zaman terus berubah. Melalui momentum HKG ke-54 ini, saya mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk lebih inovatif dan adaptif, fokus pada isu strategis, serta terus merawat semangat gotong royong," ajak Noni Hidayat.
"Mari kita jadikan peringatan HKG PKK ke-54 ini sebagai babak baru untuk bekerja lebih giat, lebih kompak dan lebih berdampak. Teruslah bergerak, tebarkan manfaat dan jadilah pelopor perubahan demi mewujudkan Bangka Belitung yang lebih maju dan sejahtera," sambungnya.
Lebih lanjut, Noni Hidayat meminta kader dan pengurus PKK untuk tidak monoton. Menurut dia, 10 program pokok PKK harus dikemas dengan cara-cara kreatif yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini.
Noni Hidayat, dalam kesempatan itu mengajak seluruh kader PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menekan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan literasi digital keluarga, menjaga lingkungan dan kesehatan, serta memberdayakan ekonomi perempuan melalui UMKM/UP2K.
"Kader PKK adalah ujung tombak di lapangan. Kerelaan, keikhlasan dan semangat kerja sosial yang Ibu-ibu tunjukkan adalah motor penggerak nyata di tengah masyarakat," tegasnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Noni Hidayat mengajak seluruh kader dan pengurus PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadikan peringatan HKG ke-54 PKK sebagai momentum evaluasi tahunan, sekaligus memperkuat tekad dan semangat dalam upaya membangun keluarga yang sejahtera.
"Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh Kader PKK, Dasawisma dan pengurus di semua tingkatan, baik kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan, dusun, RT dan RW atas dedikasi, kerja keras dan keikhlasannya dalam mengabdi tanpa pamrih demi kesejahteraan masyarakat di Bangka Belitung," tuturnya.
Noni juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta seluruh mitra kerja PKK yang selalu memberikan dukungan, baik SECARA moril maupun materil, sehingga program-program PKK dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Acara Puncak Peringatan HKG ke-54 PKK tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026, turut diisi dengan Seminar bertajuk "Membangun Ketahanan Keluarga dari Bahaya Penyimpangan Seksual dan Kekerasan".
Seminar tersebut, menghadirkan Taufik Kurrohman yang merupakan dosen, trainer dan peneliti kesehatan masyarakat, dari Universitas Anak Bangsa (Unaba) Pangkalpinang, sebagai narasumber.
Selain seminar, turut dilaksanakan pula Deklarasi Pilah Sampah Dari Rumah oleh seluruh kader PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, launching Mars GKSTTB, serta mengundi Tuan Rumah HKG PKK Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2027.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Ferdinand/Faris/IbnuEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaSambangi Rumah Makan Bunda, Noni Hidayat Berharap Perputaran Ekonomi di Desa Wisata Terus Tumbuh
BELITUNG — Belitung tak hanya menawarkan panorama pantai berpasir putih dan laut biru yang memikat. Di balik pesona wisatanya, pulau ini juga menyimpan deretan destinasi kuliner tersembunyi atau hidden gem yang layak disinggahi wisatawan.
Salah satunya adalah Rumah Makan Bunda, sebuah rumah makan sederhana di kawasan pesisir yang menyuguhkan pengalaman bersantap dengan panorama laut lepas. Jauh dari hiruk-pikuk kota, pengunjung hanya akan ditemani semilir angin dan deburan ombak, menciptakan suasana makan yang tenang dan nyaman.
Lokasinya sekitar 27 kilometer dari pusat Kota Tanjungpandan dan dapat dijangkau dengan mudah menggunakan aplikasi navigasi. Meski berada di lokasi yang relatif tersembunyi, tempat ini menjadi salah satu tujuan favorit pencinta hidangan laut.
Rumah Makan Bunda menyajikan beragam menu khas seafood segar, mulai dari ikan bakar, gangan khas Belitung, kepiting saus, udang asam manis, hingga aneka olahan kerang dan cumi yang diolah dengan cita rasa lokal.
Tak ayal, keberadaan destinasi kuliner seperti ini, mendapat perhatian Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani.
Menurutnya, pengembangan UMKM kuliner merupakan bagian penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama di kawasan wisata.
"Kami tidak sekadar berkunjung, tetapi ingin melihat langsung bagaimana UMKM kuliner lokal mampu menggerakkan ekonomi keluarga. Dengan mempromosikan hidden gem seperti Rumah Makan Bunda, kami berharap perputaran ekonomi di desa wisata terus tumbuh," ujar Noni Hidayat, di Rumah Makan Bunda, Selasa (4/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Noni Hidayat juga mengingatkan para pelaku usaha kuliner, agar selalu menjaga standar kebersihan makanan, tempat usaha, serta lingkungan sekitar.
Menurutnya, aspek kebersihan kini menjadi salah satu pertimbangan utama wisatawan sebelum memutuskan menikmati sajian di sebuah rumah makan.
"Kebersihan menjadi penilaian penting bagi wisatawan. Karena itu, kualitas makanan harus diimbangi dengan kebersihan tempat dan pelayanan yang baik," katanya.
Selain itu, ia mengajak pelaku usaha menjaga kelestarian kawasan pesisir dengan tidak membuang limbah produksi ke laut.
"Jangan membuang sampah sisa produksi ke laut. Laut yang bersih akan menjaga ketersediaan ikan dan keberlangsungan usaha kita dalam jangka panjang," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengajak wisatawan yang berlibur ke Belitung, untuk mengeksplorasi berbagai destinasi kuliner lokal, yang masih belum banyak diketahui publik.
"Rumah Makan Bunda hanyalah salah satu hidden gem. Masih banyak tempat kuliner menarik lainnya di Belitung yang patut masuk dalam daftar kunjungan wisatawan," tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda/RiaFotografer: Ferdinand/Faris/IbnuEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPohon Butun jadi Simbol Pengingat Kunjungan Noni Hidayat ke SMAN 1 Sijuk
BELITUNG – Pohon Butun menjadi salah satu simbol dan momen berkesan terjadi saat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, berkunjung ke SMAN 1 Sijuk, Kabupaten Belitung, Selasa (4/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menanam Pohon Butun. Yang mana Penanaman Pohon, diketahui telah menjadi tradisi di sekolah tersebut, setiap kali mendapat kunjungan tamu penting.
Saat penanaman, Noni Hidayat didampingi Kepala SMAN 1 Sijuk, Eny Susilowaty, beserta jajaran tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Berkenaan dengan hal tersebut, Noni Hidayat, berharap Pohon Butun yang ia tanam dapat tumbuh subur dan kuat. Menurut dia, Penanaman Pohon Butun ini, menjadi simbol kebaikan dan perlindungan, tidak hanya bagi alam, tetapi bagi semua pihak.
"Untuk itu saya juga mengajak agar generasi muda menanam pengetahuan hari ini, untuk menumbuhkan harapan baru di masa depan," tutur Noni Hidayat.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sijuk, Eny Susilowaty, menjelaskan bahwa Pohon Butun merupakan salah satu pohon yang tumbuh di pesisir Belitung, yang melambangkan ketahanan dan kearifan lokal masyarakat pesisir setempat.
"Kami kali ini memilih Pohon Butun untuk ditanam oleh Ibu Noni. Pohon ini akarnya kuat menahan abrasi, daunnya rindang dan buahnya bermanfaat," jelas Eny.
"Pohon ini ada di pesisir pulau Belitung dan menjadi lambang ketahanan, serta kearifan lokal masyarakat pesisir setempat, sekaligus penanda bahwa tokoh penting pernah singgah di sekolah ini," sambungnya.
Selain menanam Pohon Butun, Noni Hidayat, juga memberikan Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Tak hanya itu, Noni Hidayat juga menyerahkan bantuan berupa jas hujan, ke ratusan siswa siswi SMAN 1 Sijuk, saat Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Kebencanaan, yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Di kesempatan itu, Noni Hidayat tampak duduk bersama para murid dan melakukan diskusi interaktif seputar PHBS, peran PKK, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di lingkungan sekolah.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imel/RiaFotografer: Ferdinand/Faris/IbnuEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Pemprov Babel Perkuat Sinergi P4GN, Rehabilitasi Religi Disiapkan Jadi Langkah Pencegahan Narkoba
PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Prekursor Narkotika yang berlangsung di ruang rapat Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Rakor yang dipimpin Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani diwakili Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Burhanuddin, pada Selasa (4/8/2026) itu, membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari rekapitulasi Rencana Aksi Daerah (RAD) P4GN Tahun 2026, penguatan regulasi P4GN, pelaksanaan rehabilitasi berbasis terapi religi, perkembangan penanganan tindak pidana narkotika hingga tahun 2026 hingga implementasi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di sekolah-sekolah pada kabupaten/kota se-Bangka Belitung.
Burhanuddin mengatakan keberhasilan pelaksanaan P4GN membutuhkan dukungan seluruh pihak melalui koordinasi yang kuat serta forum diskusi yang berkelanjutan.
Salah satu langkah strategis yang terus didorong adalah pengembangan program rehabilitasi berbasis terapi religi. Program tersebut diharapkan mampu menjadi pendekatan yang lebih komprehensif dalam membantu proses pemulihan para penyalahgunaan narkotika.
"Langkah-langkah tersebut dinilai penting mengingat masih adanya kasus penyalahgunaan narkotika, terutama yang melibatkan pelajar. Karena itu, penguatan edukasi dan pengawasan terhadap generasi muda harus terus dilakukan," ujarnya.
Dia menjelaskan, komitmen bersama dalam pelaksanaan Rencana Aksi Daerah P4GN tidak hanya berhenti pada penyusunan program, tetapi juga diwujudkan melalui pendampingan, koordinasi lintas sektor, edukasi masyarakat, hingga penguatan layanan rehabilitasi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol. Ichlas Gunawan, mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kepulauan Bangka Belitung memperkuat komitmen dalam upaya P4GN.
"Kegiatan hari ini (4/8/2026), kita menyampaikan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota melalui Kesbangpol agar rehabilitasi ini menjadi trigger perlawanan kita terhadap penyalahgunaan narkoba," katanya.
Menurut Ichlas, rehabilitasi harus dipandang sebagai kesempatan bagi pengguna untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.
"Yang sederhana saja, rehabilitasi ini adalah tiket mereka untuk kembali. Pada rehabilitasi religi ini semua unsur sudah tersedia, mulai dari kyai, ustaz, pendeta, pastor, hingga tokoh agama lainnya. Selain pembinaan keagamaan, juga didukung tenaga medis, psikolog, dan berbagai unsur pendukung lainnya. Selama ini program religi tersebut sudah berjalan dengan residen yang berasal dari kabupaten/ kota," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadir Resnarkoba) Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Trihanto Nugroho juga meminta dukungan semua pihak, serta menyarankan pentingnya penyusunan program yang langsung menyentuh kelompok masyarakat yang rentan, pendirian panti rehabilitasi, dukungan APBD dalam pemberantasan narkoba dan pemberantasan rakor secara berkala.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Flo/KomariahEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Tanggal Pelaksanaan Pawai Karnaval Pembangunan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Babel Resmi Ditetapkan, Ini Cara Daftar dan Rutenya
PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi menetapkan tanggal pelaksanaan Pawai Karnaval Pembangunan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), di Kota Pangkalpinang, pada 26, 27 dan 29 Agustus 2026 mendatang.
Momen yang dinanti-nantikan masyarakat itu, ditetapkan dalam Rapat Pemantapan, yang berlangsung di ruang rapat Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (4/8/2026).
Terkait hal ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rita Aminah, mengatakan, tema Pawai Pembangunan tahun ini, yakni Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.
Adapun pelaksanaan Pawai Baris Berbaris (PBB) dan Karnaval, kata Rita, masing-masing diselenggarakan pada tanggal 26 dan 27 Agustus 2026. Sementara, Lomba Kendaraan Hias, akan diselenggarakan pada 27 Agustus 2026.
"Pelaksanaan kegiatan, dimulai pukul 08.00 WIB. Untuk Kendaraan Hias dimulai pukul 10.00 WIB," jelas Rita.
Terkait pendaftaran, Rita menerangkan bahwa proses tersebut mulai dibuka dari tanggal 5-21 Agustus 2026. Peserta, dapat mendaftar langsung di Kantor Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, atau mengakses link https://linktr.ee/ProvKepBabel.
"Petunjuk Teknis (Juknis), Pedoman, hingga denah, bisa diakses semua di link itu," jelasnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, mengungkapkan rute PBB di tahun ini diperpendek, agar kegiatan tersebut tidak berlangsung hingga malam hari.
"Berdasarkan pelaksanaan tahun sebelumnya, PBB ini bisa sampai jam 9 malam. Jadi rutenya untuk tahun ini diperpendek agar cepat selesai," jelas Fery.
Menutup pernyataannya, Fery meminta seluruh pihak aktif berkoordinasi, agar acara tersebut berjalan lancar dan meriah.
Berikut rute lengkap Pawai Karnaval Pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pangkalpinang:
1. Rute PBB dan Karnaval
Start : Kilometer Nol Alun-alun Taman Merdeka — Transmart Pangkalpinang — Polresta Pangkalpinang — Tugu Simpang Tujuh RS. DKT — Simpang Empat Jalan Mentok — Kuburan Belanda (Kerkhoff) — Simpang Theresia / Gramedia — Jalan Toni Wen — Sun Hotel — Simpang Empat Ramayana — Finish : Wago Pethop (Jalan Surabaya)
2. Rute Kendaraan Hias
Start : Kilometer Nol Alun-alun Taman Merdeka — Simpang Tiga Gabek — Simpang Empat Pangkalbalam — Sumberejo — Kampung Opas — Simpang Tiga Kampung Seberang — Simpang Empat Ramayana — Simpang Empat Semabung — Jalan Sukarno Hatta — Simpang Tiga SDN 12 — Simpang Empat Betur — Jalan Theresia — Jalan Solihin GP (Jalan Selan) —Jalan Abdul Somad (Kampung Asam) — Simpang Tiga Polisi Militer — Jalan Depati Amir (Jalan Mentok) — Simpang Empat Jalan Mentok — Jalan A. Yani — Tugu Simpang Tujuh RS. DKT — Finish : Jalan A. Yani Dalam (SPBU Pasar Pagi)
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Idris/Komaria/HamdanEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaTiba Di Belitung, Noni Hidayat Sosialisasikan PHBS di SMAN 1 Sijuk
BELITUNG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tiba di Kabupaten Belitung, pada Selasa (4/8/2026).
Kedatangan Noni Hidayat beserta rombongan, disambut hangat oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Belitung, Hastari Wardianti Djoni, beserta jajaran pengurus di pintu kedatangan Bandara H.A.S Hanandjoeddin, Belitung.
Tanpa menunggu lama, rombongan langsung menuju SMA Negeri 1 Sijuk, untuk melaksanakan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Noni Hidayat dalam paparannya, menekankan tentang pentingnya menanamkan 10 indikator PHBS di lingkungan sekolah, sebagai upaya pencegahan penyakit dan pembentukan generasi sehat.
"Kader PKK harus hadir di sekolah-sekolah. Kita mulai dari anak-anak, karena merekalah agen perubahan PHBS di rumah dan di masyarakat," ujar Noni Hidayat.
Untuk diketahui, Sosialisasi PHBS di SMAN 1 Sijuk, menjadi kegiatan pembuka, dalam rangkaian kunjungan Noni Hidayat di Belitung, yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan.
Agenda kemudian akan dilanjutkan dengan peninjauan Kegiatan Pembinaan yang dilakukan oleh Bidang Sekretariat, Pokja 1, 2, 3 dan 4 TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kepada kader PKK Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Pembinaan ini, menyasar penguatan 10 Program Pokok PKK sesuai bidang masing-masing
Ketua TP PKK Noni Hidayat akan melanjutkan kunjungannya lokasi acara (venue) serta persiapan Perayaan Puncak HKG ke-54 PKK tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026.
Adapun acara Puncak Peringatan HKG ke-54 PKK tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026, akan digelar di Hotel Santika, Tanjung Pandan, Belitung, pada 5 Agustus 2026 mendatang.
Noni Hidayat, menekankan bahwa Perayaan Puncak HKG ke-54 PKK tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026 bukan sekadar seremonial, tapi momentum memperkuat sinergi dan silaturahmi seluruh kader PKK se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Kita ingin acara puncak besok berjalan tertib, lancar, dan memberikan kesan yang baik. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua TP PKK Kabupaten Belitung beserta seluruh jajaran dan pantia," tutur Noni Hidayat.
"Terima kasih atas sambutan yang luar biasa dan kerja kerasnya dalam mempersiapkan peringatan Puncak HKG ke-54 PKK ini. Semoga sinergi dan kerbersamaan semakin kuat," pungkasnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda/Ria YohanaFotografer: Ferdinan/IbnuEditor: J. SupranaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita30 Calon Pengibar Bendera Pusaka Babel Jalani Pemusatan Diklat di Balitong Resort
PANGKALPINANG — 30 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjalani Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Balitong Resort Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, mulai dari 3-18 Agustus 2026 mendatang.
Pemusatan tersebut, dibuka langsung Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang diwakili Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Sekretariat Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Andri Nurtito, di Balitong Resort, Pangkalpinang, Senin (3/8/2026).
Terkait hal ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Burhanuddin, menerangkan pemusatan tersebut diselenggaralan guna memberikan pemahaman mendalam ke Capaska tentang nilai-nilai Pancasila, kebangsaan dan kepemimpinan.
"Mereka (Capaska) tidak hanya dituntut terampil dalam beris berbaris, tetapi juga harus memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Pancasila, kebangsaan dan kepemimpinan," jelas Burhanuddin.
Sebelumnya, Andri Nurtito saat membacakan sambutan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menuturkan bahwa pemusatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 dan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 5 Tahun 2023.
Andri melanjutkan, program ini dirancang sebagai sarana pembentukan kader pemimpin yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, persatuan, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan selamat kepada adik-adik yang terpilih menjadi Capaska tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," tutur Andri.
"Kalian adalah kader-kader terbaik bangsa, calon pemimpin masa depan yang akan membawa negeri ini menuju Indonesia yang sejahtera, menuju Indonesia Emas," lanjutnya.
Andri menyampaikan, Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Capaska tidak hanya bertujuan menyukseskan pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
"Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi proses pembinaan karakter agar peserta memiliki disiplin, jiwa nasionalisme, patriotisme, serta membiasakan diri mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Lebih lanjut dituturkan Andri, para Capaska diminta bersungguh-sungguh mengikuti seluruh kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan.
"Karena kalian semua akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, maka harus bersungguh-sungguh dalam mengikuti pemusatan ini," ucapnya.
"Para Capaska diharapkan mampu menjadi agen perubahan, teladan bagi lingkungan sekitarnya, serta calon pemimpin yang membawa ketenangan dan solusi bagi masyarakat," tutupnya.
Untuk diketahui, 30 Capaska yang menjalani pemusatan hari ini, merupakan hasil seleksi dari para pelajar SMA, SMK dan MA se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Nantinya, 30 Capaska ini, akan dikukuhkan menjadi Paskibraka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada 14 Agustus 2026 mendatang.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: DinaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Mantab! Pemprov Babel Raih Predikat Sangat Baik Penilaian Kinerja Investasi 2026, di Atas DKI Jakarta
JAKARTA – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan investasi. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Nomor 204.S Tahun 2026 tentang Hasil Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung berhasil meraih predikat "Sangat Baik" dengan nilai 89,809, sekaligus menempati peringkat ke-10 secara nasional.
Dalam kategori "Sangat Baik" yang diberikan kepada daerah dengan rentang nilai 80–100, Babel mampu bersaing dengan sejumlah provinsi besar di Indonesia.
Bahkan, di era kepemimpinan Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, capaian ini menempatkan Bangka Belitung berada di atas beberapa provinsi besar, di antaranya Provinsi DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga semakin memperkuat posisi Bangka Belitung sebagai salah satu daerah dengan kualitas pelayanan investasi yang unggul di tingkat nasional.
Prestasi tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung dalam menghadirkan pelayanan investasi yang profesional, cepat, transparan, dan berorientasi pada kemudahan berusaha.
Dengan capaian tersebut, Bangka Belitung berhasil masuk dalam kelompok pemerintah daerah berkinerja terbaik di Indonesia.
Penilaian kinerja PTSP dan PPB merupakan evaluasi nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan pelayanan perizinan dan percepatan pelaksanaan berusaha di seluruh pemerintah daerah.
Hasil penilaian tersebut bersifat final dan mengikat, sebagaimana tertuang dalam keputusan yang ditandatangani oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI, Rosan Perkasa Roeslani, pada 30 Juli 2026.
Pelaksanaan evaluasi mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2020 tentang Pemberian Penghargaan dan Pengenaan Sanksi kepada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, serta Peraturan Menteri Investasi/BKPM Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha Pemerintah Daerah.
Selain menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan pelayanan investasi, hasil penilaian ini juga menjadi salah satu acuan bagi Kementerian Keuangan dalam menetapkan kebijakan pemberian insentif maupun sanksi kepada pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangka Belitung, Hardian menyampaikan syukur atas capaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, dukungan para pemangku kepentingan, serta sinergi seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
"Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas pencapaian yang sangat membanggakan ini. Predikat Sangat Baik dengan peringkat ke-10 nasional menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan investasi di Bangka Belitung,” ujar Hardian, Sabtu (1/8/2026).
Capaian ini semakin Istimewa, kata dia, karena Babel mampu berada di atas Provinsi DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam penilaian kinerja PTSP dan PPB tahun 2026.
Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemprov Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama dan mendukung peningkatan iklim investasi di Babel.
"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan berkualitas demi mendorong pertumbuhan investasi serta perekonomian daerah," tutup Hardian.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: PoerFotografer: Tim IKP/PoerEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaTP-PKK Babel Umumkan Pemenang Lomba HKG Ke-54 PKK Tahun 2026, Ini Rinciannya
PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengumumkan pemenang berbagai perlombaan, dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026.
Terkait hal ini, Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani berharap, semangat berkompetisi dan berinovasi yang ditunjukkan peserta selama perlombaan berlangsung, dapat terus berlanjut, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mendukung berbagai program PKK di daerah.
"Terima kasih juga kami ucapkan kepada seluruh peserta, yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kreativitas terbaiknya selama perlombaan berlangsung," tutur Noni Hidayat, di Pangkalpinang, Jumat (31/7/2026).
Masing-masing-masing pemenang, kata Noni Hidayat, berhak menerima hadiah dengan total nilai jutaan rupiah.
Noni mengungkapkan, masing-masing juara Lomba Senam Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (Berani) dan Paduan Suara Virtual Mars Paaredi PKK, mendapat hadiah uang tunai dengan total Rp 15.000.000.
"Untuk juara pertama masing-masing lomba, mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 3.000.000, juara kedua mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 2.500.000 dan juara ketiga mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 2.000.000," jelasnya.
Sedangkan, Lomba Desain Baju Batik PKK dan seluruh kategori Lomba Vlog, lanjut dia, memperoleh hadiah dengan total Rp 18.000.000.
"Untuk juara pertama masing-masing lomba, mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 2.000.000, juara kedua mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 1.500.000 dan juara ketiga mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 1.000.000," jelasnya.
Adapun perlombaan yang digelar TP- PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam memperingati HKG PKK ke-54 Tahun 2026, meliputi, Lomba Vlog Pokja II, III dan IV, Lomba Paduan Suara Virtual "Mars Paaredi PKK", Lomba Desain Baju Batik PKK, serta Lomba Senam Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni (Berani).
Berikut rincian lengkap pemenang masing-masing lomba :
1. Lomba Vlog Pokja II "Perempuan Mandiri, Ekonomi Keluarga Kuat"
a. Juara 1 : TP-PKK (UP2K) Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat;
b. Juara 2 : TP-PKK (UP2K) Desa Ketap, Kabupaten Bangka Barat;
c. Juara 3 : TP-PKK (UP2K) Kabupaten Belitung;
2. Lomba Vlog Pokja III "Pemilahan dan Pemanfaatan Sampah dari Rumah"
a. Juara 1 : SMP Santa Theresia Pangkalpinang;
b. Juara 2 : TP-PKK Kabupaten Belitung Timur;
c. Juara 3 : TP-PKK Kabupaten Bangka Barat.
3. Lomba Vlog Pokja IV "Ibu Bahagia, Keluarga Sejahtera di Era Digital"
a. Juara 1 : Intan Pitaloka (Kota Pangkalpinang);
b. Juara 2 : Eka Robianti (TP-PKK Kelurahan Rawa Bangun);
c. Juara 3 : Rara Zamara (Kabupaten Bangka).
4. Lomba Desain Baju Batik PKK
a. Juara 1 : Paramesya Harumingtyas (Kabupaten Bangka);
b. Juara 2 : Mardiansyah (Kabupaten Bangka Tengah);
c. Juara 3 : Syifa Andini Girfita (Kabupaten Bangka);
5. Lomba Paduan Suara Virtual "Mars Paaredi PKK"
a. Juara 1: TP-PKK Kabupaten Bangka Barat;
b. Juara 2 : TP-PKK Kecamatan Sungailiat (Kabupaten Bangka);
c. Juara 3 : TP-PKK Kecamatan Pangkalbalam (Kota Pangkalpinang).
6. Lomba Senam Berani
a. Juara 1 : Tim 1 TP-PKK Kecamatan Simpang Katis (Kabupaten Bangka Tengah);
b. Juara 2 : Tim 1 TP-PKK Kabupaten Bangka Barat;
c. Juara 3 : TP-PKK Kecamatan Gerunggang (Kota Pangkalpinang).
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Dokumentasi Bid. IKPEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Pemprov Babel Umumkan Pembagian Blok WPR di Belitung Timur
PANGKALPINANG - Menindaklanjuti arahan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk mempercepat penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pertambangan rakyat yang legal, tertib, aman, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah strategis yang dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu tahapan penting yang dilaksanakan adalah pengumuman pembagian blok koordinat Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai bagian dari percepatan proses penerbitan IPR.
Hal itu sesuai yang diamanatkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 174.K/MB.01/MEM.B/2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan Izin Pertambangan Rakyat.
Dalam Keputusan Menteri tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi sebelum menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat wajib mengumumkan pembagian blok koordinat Wilayah Pertambangan Rakyat yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengelolaan WPR.
“Pengumuman ini merupakan bagian dari prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi tahapan awal sebelum proses penerbitan IPR dilakukan,” kata Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani melalui Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Reskiansyah diwakili Kepala Bidang Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noprial Riady, Kamis (30/7/2026).
Perlu diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral telah menetapkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 149.K/MB.01/MEM.B/2024 tentang Dokumen Pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
Melalui keputusan tersebut, terdapat tiga kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah memiliki Dokumen Pengelolaan WPR, yaitu Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Selatan, dan Kabupaten Belitung Timur.
Penetapan dokumen tersebut menjadi dasar hukum bagi Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk melaksanakan tahapan penyelenggaraan IPR sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dari ketiga kabupaten tersebut, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ditetapkan sebagai pilot project percepatan penerbitan IPR. Penetapan ini didasarkan pada kesiapan pemerintah daerah, kesiapan dokumen pendukung, koordinasi lintas sektor yang telah berjalan dengan baik, serta tingginya antusiasme masyarakat untuk memperoleh legalitas atas kegiatan pertambangan rakyat.
Secara administratif, Wilayah Pertambangan Rakyat di Kabupaten Beltim berada di Kecamatan Manggar, Kecamatan Damar, dan Kecamatan Gantung. Wilayah tersebut meliputi beberapa desa, antara lain Desa Sukamandi, Desa Lalang, Desa Padang, Desa Selinsing, Desa Lenggang, dan Desa Batu Penyu dengan luasan lebih kurang 760 Ha yang telah tercantum dalam Dokumen Pengelolaan WPR (Kepmen 149.K) sebagai dasar pembagian blok koordinat sebelum diterbitkannya IPR.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajak seluruh masyarakat, kelompok penambang rakyat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung proses percepatan penerbitan IPR. Kolaborasi yang baik akan menjadi fondasi dalam membangun tata kelola pertambangan rakyat yang legal, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kesejahteraan Masyarakat,” ujar Noprial Riady.
Melalui pengumuman pembagian blok Wilayah Pertambangan Rakyat ini, diharapkannya proses penerbitan IPR dapat berjalan sesuai ketentuan, memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, serta menjadi momentum penting dalam mewujudkan sektor pertambangan rakyat yang lebih tertib, produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Dengan semangat tersebut, pertambangan rakyat di Kepulauan Bangka Belitung diharapkan tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah yang memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi generasi sekarang dan yang akan datang.
Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) merupakan bagian dari Wilayah Pertambangan yang secara khusus ditetapkan oleh pemerintah sebagai area yang diperuntukkan bagi kegiatan pertambangan rakyat. Melalui percepatan penerbitan IPR, pemerintah berupaya menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang selama ini dihadapi sektor pertambangan rakyat.
Penetapan WPR bertujuan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang selama ini melakukan kegiatan pertambangan, sehingga aktivitas tersebut dapat dilaksanakan secara legal, tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Legalitas melalui IPR diharapkan mampu meningkatkan perlindungan hukum bagi para penambang, memperluas akses terhadap pembinaan dan pendampingan, meningkatkan keselamatan kerja, serta mendorong penerapan praktik pertambangan yang baik (good mining practice).
Bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, percepatan penerbitan IPR juga menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat perekonomian daerah. Sektor pertambangan timah telah lama menjadi salah satu penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan adanya legalitas melalui IPR, diharapkan aktivitas pertambangan rakyat dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan usaha mikro dan kecil, serta peningkatan penerimaan daerah yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.
Namun demikian, legalitas bukanlah tujuan akhir. Penerbitan IPR harus dibarengi dengan komitmen yang kuat dari seluruh pemegang izin untuk melaksanakan kegiatan pertambangan secara bertanggung jawab.
Kegiatan pertambangan rakyat harus memperhatikan aspek keselamatan kerja, menjaga kelestarian lingkungan hidup, serta melaksanakan reklamasi dan pemulihan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, manfaat ekonomi yang diperoleh dapat berjalan seiring dengan perlindungan terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Ibnu/ESDMEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaTP-PKK Babel Matangkan Persiapan Perayaan HKG PKK Tingkat Provinsi di Belitung
PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Rapat Finalisasi Persiapan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, di Sekretariat PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (30/7/2026).
Rapat yang dipimpin langsung Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani tersebut, digelar untuk mematangkan persiapan Peringatan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Belitung, pada 5 Agustus 2026 mendatang.
Dalam rapat tersebut, panitia membahas secara rinci kesiapan teknis penyelenggaraan, mulai dari susunan acara, kesiapan lokasi, akomodasi tamu, konsumsi, transportasi, hingga koordinasi antarbidang, agar pelaksanaan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjalan lancar.
Dalam arahannya, Noni Hidayat menegaskan, peringatan HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh kader PKK, dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Seluruh persiapan harus benar-benar matang. Kita ingin kegiatan ini berjalan tertib, sukses dan memberikan kesan yang baik, serta menyentuh masyarakat secara langsung. Yang paling penting, semangat kebersamaan dan kolaborasi antar-TP PKK kabupaten dan kota jadi semakin kuat," ujar Noni Hidayat.
Noni Hidayat dalam kesempatan itu meminta panitia memastikan seluruh tugas telah diselesaikan sebelum hari pelaksanaan, sehingga tidak ada kendala di lapangan.
Menutup pernyataannya, Ia berharap, seluruh rangkaian HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung nantinya dapat berlangsung sukses, sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi, berbagi inovasi, serta memperkuat komitmen kader PKK, dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam acara puncak peringatan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan dilaksanakan sejumlah agenda, di antaranya, Launching Penayangan Mars GKSTTB, serta Peragaan Batik Khas Kabupaten dan Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: Idris/FarisEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPerkuat Semangat Nasionalisme, Mulai 1 Agustus 2026 Pemprov Babel Bagikan Bendera Merah Putih ke Masyarakat
PANGKALPINANG — Salah satu upaya memperkuat semangat nasionalisme dan persatuan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), mulai 1 Agustus 2026 mendatang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan melakukan pembagian Bendera Merah Putih ke masyarakat.
Hal ini disampaikan Gubernur Babel, Hidayat Arsani melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Burhanuddin, di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2026).
Burhanuddin menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026, yang disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri), nomor 400.10.1.1/5191/SJ, tanggal 10 Juli 2026.
"SE Mendagri itu, sudah ditindaklanjuti melalui surat yang ditandatangani Pj Sekda Babel. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di lingkup Pemprov Babel, diinstruksikan untuk berkontribusi mensukseskan gerakan tersebut," jelasnya.
Burhanuddin menjelaskan, seluruh aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemprov Babel, diminta menyumbangkan sedikitnya satu Bendera Merah Putih.
Adapun pengumpulan bendera, lanjut dia, dilakukan di sekretariat masing-masing OPD hingga 31 Juli 2026.
"Kalau ingin menyumbangkan lebih dari satu bendera tentu dipersilakan. Setelah terkumpul, mulai 1 Agustus bendera akan dibagikan secara serentak kepada masyarakat dengan dikoordinasikan oleh masing-masing kepala OPD," ujarnya.
Burhanuddin menegaskan, Bakesbangpol Babel sebagai leading sektor akan mengawal pelaksanaan gerakan tersebut hingga selesai.
Sementara itu, Sekretaris Bakesbangpol Babel, Riza Aryani, mengatakan setiap OPD wajib mendokumentasikan proses pembagian bendera dalam bentuk foto atau video berdurasi minimal 30 detik.
"Dokumentasi tersebut dikumpulkan paling lambat 17 Agustus 2026 melalui email kesbangpolprovbabel@gmail.com. Selanjutnya akan kami laporkan kepada Gubernur untuk diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri," kata Riza.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Bakesbangpol Babel, Azami Anwar, mengajak seluruh masyarakat ikut mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan kemerdekaan.
"Gerakan ini bukan hanya untuk ASN, tetapi untuk seluruh lapisan masyarakat. Mari kibarkan Bendera Merah Putih di rumah, tempat usaha, maupun lingkungan masing-masing mulai 1 hingga 31 Agustus 2026," tutup Azami.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: J. SupranaFotografer: KomariaEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita